Header Ads


Gunungkidul Kembangkan Budidaya Ulat Sutera Berpakan Daun Singkong


NGLIPAR,(JOGJA BERKABAR) - Konsistensi pemerintah DIY dan DPRD provinsi DIY dalam memberdayakan masyarakat terus di lakukan, guna menciptakan masyarakat yang mampu menciptakan kemandirian ekonomi dan berdaya saing.

Saat ini Pemerintah Provinsi DIY beserta DPRD provinsi DIY tengah memdorong pengembangan budidaya ulat sutera tropis di Kabupaten Gunungkidul, hal itu di sampaikan anggota DPRD provinsi DIY komisi A Fraksi PDI-P Bambang Setyo Martono dalam acara sosialisasi budidaya ulat sutera dengan pakan daun singkong. Selasa, (22/12) di Balai Kalurahan Pilangrejo, Kapanewon Nglipar.

"Kami telah melakukan penelitian awal untuk ulat sutera berpakan daun singkong ini sudah 2 tahun, setelah penelitian kami mengadakan uji coba, awalnya ya agak sedikit rumit namun dengan ketelatenan kami beserta pemerintah dan para kepala desa sudah mulai mengembangkan budidaya ulat sutera ini," ungkap Bambang Setyo Martono.

Bambang mengatakan untuk saat ini pengembangan masih dalam tahap uji coba, adapun dalam uji coba ini ia membuat pilot project di Kalurahan Bendung, Kapanewon Semin.

"Sebelum ini di tularkan ke Kalurahan lain kami membuat pilots project di Kalurahan Bendung, Semin. Di sana kami sudah mengembangkan alat dari proses budidaya, pemintalan hingga proses bagaimana benang menjadi kain," tambah Bambang Setyo.

Ia berharap dengan pendampingan yang konsisten maka budidaya ulat sutera ini bisa berkembang di Kabupaten Gunungkidul khususnya dan Yogyakarta pada umumnya.

Adapun hasil akhir dari proses budidaya ulat sutera berpakan daun singkong yang menjadi kain ini, untuk tahap awal akan di pasarkan melalui Dinas koperasi dan UMKM provinsi DIY.

WAP

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.