Header Ads


Buka Bimtek Pembelajaran Coding Bagi Lembaga Paud Tahun 2020 Secara Daring, Bahron Rasyid : Pendidikan Di Gunungkidul Harus Dinamis


WONOSARI, (JOGJA BERKABAR) - Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunungkidul melalui Bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal menyelenggarakan kegiatan Bimtek Pembelajaran Coding Bagi Lembaga PAUD Tahun 2020 di Kabupaten Gunungkidul. kegiatan dilaksanakan secara daring dengan diikuti oleh 99 peserta dari lembaga PAUD di Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan akan dilaksanakan selama tiga hari dari mulai tanggal 09 November 2020 sampai denga tanggal 11 November 2020. Kegiatan bimtek ini atas kerjasama Direktorat Pembinaan PAUD, Ditjen PAUD dan Dikdasmen dengan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul. Dimana Dinas Pendidikan, Pemuda  dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul di beri amanah untuk melaksanakan Bimtek Pembelajaran Coding bagi lembaga PAUD di Kabupaten Gunungkidul.

Bahron Rasyid, S.Pd, M.M. selaku Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul dalam sambutanya menyampaikan bahwa Pendidikan di Kabupaten Gunungkidul sangat dinamis dari sisi external dan internal. Dari sisi external mengalami kondisi dimana ketidak wajaran dari virus COVID-19 yang menyebabkan dunia pendidikan mengatur kembali strategi pembelajaran. Sejak tanggal 23 Maret 2020 pembelajaran belum dapat dilaksanakan secara tatapmuka dengan peserta didik, tetapi layanan pendidikan harus tetap diberiakan kepada peserta didik.

“maka segala macam ikhtiar perlu kita upayakan termasuk didalamnya kompetensi guru memberiakan motivasi kepada anak-anak kita, agar anak-anak kita merasa tersapa oleh guru-gurunya. Sehingga ikhtiar apapun perlu kita lakukan agar anak-anak kita tetap merasa belajar dan tidak terjadi sebuah los dalam kurun waktu tertentu, kami menyadari bahwa tidak adanya interaksi yang efektif”. Lanjut Bahron, Senin (9/11/2020).

Beliau menjelaskan lebih lanjut bahwa bila tidak ada interaksi yang normal sebagai mana mestinya, pasti ada aspek-aspek pengembagan peserta didik yang kurang.


“Tentu dari interaksi akan berkurang, dimana sistem komunikasi akan berkurang. Sehingga tugas ibu bapak pendidik bagaimana mengajak orangtua siswa dalam kondisi keterbatasan tetap memberikan bimbingan kepada anak-anaknya dama fugsi tetap belajar”. Jelas Bahron.

Bahron Rasyid, S.Pd, M.M. menambahkan bahwa  pada dasarnya di pendidikan anak usia dini adalah bagaimana mengenalkan sosialisasi kepada teman-temanya, mengenal kepada lingkungan alam sekitar dan juga bagaimana mengembangkan fungsi-fungsi motorik dan lain sebagainya dalam fisik anak-anak tersaebut.

“Untuk itu bapak ibu pendidik peserta bimbingan, hari ini kita mendapatkan stimulan dari Direktorat Pembinaan PAUD Ditjen PAUD dan Dikdasmen untuk memberikan semangat layanan pembelajaran pada pendidik semuanya”. Tambah Bahron.

Bahron Rasyid, S.Pd, M.M. juga menjelaskan bahwa Coding ini merupakan salah satu pendekatan pada anak-anak agar anak-anak terbiasa melakukan sesuatu yang ter ukur dan ter struktur dengan program-program yang telah di siapkan oleh para pendidik.

“Untuk itu bimtek yang selama tiga hari ini walaupun dengan sistim daring tapi juga tidak akan mengurangi kesungguhan para peserta semuanya”. Pungkas Bahron.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.