Header Ads


Sarapan Lupis, Gatot, Tiwul, Cenil Legendaris Mbah Satinem

JOGJA, (Jogjaberkabar.com) - Kalau Anda suatu saat jalan - jalan ke Tugu, Jogja, jangan lupa mampir ke penjual Lupis Legendaris, Mbah Satinem. Lokasinya tidak terlampau jauh dari Tugu, bisa diakses dengan berjalan kaki menuju ke arah Barat sampai pertigaan Bumijo. Nah, persis di pojokan Hotel Pesonna, Jogja itulah lapak Lupis mbak Satinem berada. 

Sudah puluhan tahun mbah Satinem mangkal jualan di lokasi ini. Buka mulai pukul 5.30 pagi sampai sekitar jam 8 pagi. Sampai kini wanita berusia  75 tahun ini masih dengan setia melayani pelanggannya, disaat orang lain seusianya sudah mulai sakit-sakitan, tua renta, sepuh, sudah pensiun di rumah, dan bermain dengan anak cucu . 

Bagi mbah Satimen, kerja itu menyenangkan. Terbukti dia masih setia memberikan sesungging senyuman dikala melayani pelanggannya. 
“Menawi mboten makaryo, awake loro kabeh” (kalau tidak kerja badannya sakit semua), demikian kata wanita yg sdh berjualan sejak tahun 1963 ini. Setamat dari sekolah rakyat di tahun 1961, dua tahun kemudian dia mulai berjualan lupis keliling.


Kini sudah 57 tahun beliau dengan setia menggeluti profesinya. Sampai sekarang masih memasak sendiri lupis, gatot, tiwul, cenil di dapurnya (sekaligus tempat tinggalnya) di kawasan Trihanggo, Sleman (sekitar 10 km dari lokasi jualan). Setiap hari dia didampingi anaknya perempuan, membonceng motor untuk menuju “kantor” lapaknya di Bumijo.

Lupisnya (termasuk gatot, tiwul, cenil dll) sudah masuk hotel bintang lima. Banyak tamu dari luar kota bahkan luar negeri (bintang2 film atau pesohor tingkat dunia) yang sudah mengunjungi dan mencicipi jualannya Rasanya, gurih, empuk, manis dan nendang di lidah. Harga pe bungkusnya hanya  10 ribu rupiah.

Sampai kapan mbah Satinem akan membuka usahanya? Pertanyaan ini akan dengan mudah dijawab, sak kuate alias sekuatnya. Selagi masih kuat, mbah Satinem akan tetap memberikan warna bagi industri gastronomi (kuliner)  khas Jogja. Lupis legendaris, ya lupisnya mbah Satinem.(Susidarto/Red) 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.