Header Ads


Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Sektor Timur Gunungkidul Periode 2020-2022 Gelar Pelantikan Terpadu

KARANGMOJO, - (JogjaBerkabar.Com) - Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Sektor Timur Gunungkidul periode 2020-2022 menggelar pelantikan terpadu bertempat di Aula SMK Muhammadiyah Karangmojo, Ahad (25/10/2010).

Dengan mengangkat tema “Siap menjadi kader millennial yang kreatif” PC IPM Sektor Timur Gunungkidul berharap kepemimpinan di periode ini akan membawa semangat perubahan di kalangan pelajar yang inovatif.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Gunungkidul, Ali Nursyamsi Dahlan, mengatakan bahwa kunci keberhasilan sebuah organisasi adalah sifat tawadhu dan gotong royong.

"Sejak kawan-kawan dilantik hari ini, penerus perjuangan dan peradaban bangsa ada di tangan kalian. Jangan berputus asa dengan sebuah kesulitan, dan tetap bersikap tawadhu di setiap keadaan yang kawan-kawan hadapi. Selain itu, gotong royong di dalam organisasi, tentu menjadi kunci sukses pergerakan." ucapnya.

Selain itu, Ketua umum PC IPM Sektor Timur Gunungkidul periode 2020-2022, Listya Wahyu, berterimakasih kepada seluruh pihak yang terus memberikan dukungan.


"Kami akan terus berupaya menjadikan organisasi ini hidup. Hidup untuk diri kami pribadi, hidup untuk lingkungan, dan hidup untuk kemajuan bangsa. Kami juga memohon kepada kakak-kakak yang telah mendahului kami di pimpinan yang lebih tinggi, untuk tidak segan mengingatkan kami apabila kami lalai dalam menjalankan amanah ini." ujarnya.

Sedangkan, Muhammad Yasir Abdad selaku Anggota Bidang Apresiasi Seni Budaya dan Olahraga Ikatan Pelajar Muhammadiyah Provinsi DIY, mengucapkan selamat dan sukses atas dilantiknya PC IPM Sektor Timur Gunungkidul yang baru sekaligus memberikan wejangan kepada pelajar agar mulai peka terhadap situasi politik di setiap daerah untuk kemaslahatan ummat.

"Selamat atas amanah yang telah tertuju pada pundak Ipmawan-Ipmawati sekalian, teruslah bersemangat untuk membentuk jati diri kalian sejak di bangku sekolah. Selain itu, menyikapi situasi politik yang sedang ramai dibicarakan di tiap daerah di Indonesia, agaknya pelajar selaku pemilih pemula harus peka terhadap aktor yang bermain di daerah masing-masing. Menggunakan hak pilih menjadi satu kewajiban bagi tiap orang yang telah memenuhi syarat secara konstitusional." Ungkapnya. 

"Tidak peduli siapa yang kalian pilih, tetapi ingat bahwa apa yang kita pilih nantinya akan menjadi tanggung jawab kita dunia dan akhirat. Maka dari itu, pekalah terhadap politik, dan jadilah kader bangsa yang konstruktif, kreatif, dan inovatif. " tuturnya.

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.