Header Ads


Ratusan Duafa dan Anak Yatim Doakan Mayor Sunaryanta

NGLIPAR,(JB) - Menyusul dukungan yang terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat, kali ini giliran para duafa dan anak yatim mendoakan Mayor Sunaryanta agar terpilih sebagai Bupati Gunungkidul pada Pilkada Desember 2020 mendatang.

Tak kurang dari 200 orang duafa dan anak yatim melakukan acara Doa Bersama Duafa dan Anak Yatim untuk Membangun Gunung Kidul yang Maju, Adil, Aman, Sehat dan Sejahtera, di Dusun Kwarasan, Desa Kedung Keris, Kecamatan Nglipar, Gunung Kidul, Minggu malam (20/9).

Selain Mayor Sunaryanta bersama istri dan didampingi kedua orang tua, hadir  pada acara tersebut para pimpinan parpol pengusung, Golkar dan PKB, sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama serta tamu undangan lain dari sejumlah kecamatan.
Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Alquran, dilanjutkan dengan sambutan dari Mayor Sunaryanta sebagai calon bupati.
Dengan suara yang sedikit terbata bata, Mayor Sunaryanta tampak tak kuasa menahan haru saat menyampaikan pesan kepada anak yatim.

"Adik-adikku skalian, jujur saya tak bisa menyembunyikan perasaan haru, termasuk kepada para duafa yg hadir disini. Betapa hebat dan luar biasanya adik adik ku yang telah mampu menghadapi dan menjalani hidup yang pahit ini dengan tegar dan sabar," ungkapnya.

Jika takdir Allah itu, tegas Sunaryanta, menimpa dirinya belum tentu sanggup menjalaninya.



Untuk itu, menurut dia, salah satu pesan dan pelajaran penting dari pertemuan ini adalah perlunya kita untuk selalu bersyukur kepada Allah sebagai dzat yg serba Maha.

"Sekali lagi, kita belum tentu sanggup menjalani hari hari hidup yang getir seperti mereka yg tetap tegar dan sabar," tegasnya.

Suasana semakin haru saat puluhan anak yatim bergiliran memanjatkan Doa dengan khusuk sambil mengungkapkan kepasrahannya kepada Allah atas segala keputusan yang telah membuatnya kehilangan kedua orang tua mereka.
Dan sesekali, dalam doanya mereka juga mengungkapkan rasa kangen dan rindunya kepada orang tercinta yg telah meninggalkannya.

"Ibu, Ayah...Kami Rindu, Kami Kangen, Kami ingin jumpa Ibu dan Ayah...Kami hanya tinggal menunggu waktu untuku ikut bersama mu...," demikian salah satu petikan doa mereka yg disampaikannya sambil meneteskan air mata.

Hadirin pun tampak hanyut dalam isak tangis yg tak terbendung. Apalagi saat anak yatim itu menyampaikan curahan hatinya lewat doa sambil memanggil manggil kedua orang tua nya untuk hidup tenang di alam sana.
Pada bagian akhir doa, anak yatim pun menutup dengan permohonan kepada Allah SWT agar cita cita mulai Mayor Sunaryanta untuk membangun Gunungkidul melalui proses pemilihan kepala daerah pada Desember mendatang dapat terwujud.
Menanggapi doa tersebut, Mayor Sunaryanta tak banyak berkomentar.

"Terimakasih atas doa anak anak yatim tadi. Selaniutnya saya harus berusaha mewujudkan cita cita saya membangun Gunung Kidul itu. Selebihnya saya hanya bisa pasrah kepada Allah Swt, " ungkapnya.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.