Header Ads


Bupati Bantul Resmikan Pembangunan Petilasan Kademangan Genggong

SANDEN,(JB) - Bupati Bantul Drs. H. Suharsono menghadiri acara Peresmian Pendirian Monumen Petilasan Kademangan Genggong. Pada awalnya, monumen ini dibangun untuk pembinaan jiwa kebangsaan, diatas tanah Sultan Ground seluas 2600 m2 dari sebidang tanah SG yang luasnya 5.390 m2 terletak di Dusun Piring Murtigading Sanden Bantul DIY. Monumen terdiri dari empat bangunan yaitu Bangunan Rumah Kampung, Bangunan Limasan, Bangunan Pendopo Joglo, dan Masjid.

Petilasan Kademangan Genggong dibangun sebagai salah satu kebanggaan masyarakat Desa Murtigading. Hal ini membuktikan bahwa Desa Murtigading tidak hanya memiliki kebesaran sejarah masa lampau akan tetapi juga mempunyai api semangat yang terus membara melanjutkan perjuangan para terdahulu dalam mengisi pembangunan.

Pembangunan Monumen Petilasan Kademangan Genggong adalah wujud terimakasih dan gambaran moral yang memiliki kepedulian tinggi dan juga sebagai penghormatan atas perjuangan para leluhur. Disisi lain, keberadaan petilasan atau tempat bersejarah dapat dijadikan sebagai wadah pengingat budaya leluhur. Maka dari itulah, Pemerintah Kabupaten Bantul memberikan dukungan penuh atas berdirinya Monumen Petilasan Kademangan Genggong.


“Saya berhadap kepada masyarakat murtigading agar selalu menjaga pelestarian tempat bersejarah yang kita miliki untuk menggali potensi yang ada. Kabupetan bantul memiliki banyak tempat bersejarah yang apabila kita kembangkan akan menjadi kebanggan bagi generasi muda dan juga potensi bidang ekonomi bagi masyarakat” Kata Bupati Bantul Drs. H. Suharsono dalam Pidatonya, Rabu (23/9/2020)

Maka berkaitan dengan hal tersebut, Bupati Bantul Drs. H. Suharsono mengajak seluruh warga masyarakat Kabupaten Bantul untuk bahu-membahu membangun kebersamaan dan gotong-royong serta menegaskan komitmen untuk bersama-sama berkontribusi menyukseskan program pembangunan di Kabupaten Bantul.

(MalaUIN)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.