Header Ads


Forum Syawalan dan Pengajian Rutin, Kepala MTsN 5 Gunungkidul Tekankan Semangat WFH sebagai Ibadah

NGAWEN, (JB) - Bulan Ramadhan telah berlalu, saatnya saling memaafkan di bulan Syawal ini. Di awal masuk pasca libur Ramadhan dan Idul Fitri, MTsN 5 Gunungkidul (Matsalim GK) menggelar syawalan dan pengajian rutin. Kegiatan digelar pada Selasa (02/6/2020) di ruang serba guna madrasah. Diikuti seluruh warga madrasah, baik guru, staf TU maupun karyawan. 

Ini merupakan kegiatan perdana Matsalim GK selama masa pandemi Covid-19. Demi keamanan, sejumlah protokol kesehatan diberlakukan dengan ketat. Sebelum dan setelah digunakan, ruangan dibersihkan dan disterilkan dengan disemprotkan cairan disinfektan. Seluruh peserta mencuci tangan sebelum masuk ruangan, menggunakan masker, dan menerapkan physical distancing (jaga jarak sekitar 1 meter, tidak berjabat tangan dan tidak berpelukan). 

Kegiatan diawali  dengan pengucapan ikrar syawalan secara bersama-sama menggunakan bahasa Jawa. Dipimpin oleh seorang guru senior, Agus Supriyanto dan diikuti dengan hikmat oleh seluruh peserta. 

"Melalui momentum syawalan ini, mari kita meningkatkan semangat ibadah kita. Beribadah dengan menunaikan amanah sebagai guru dan pegawai selama WFH ini dengan sebaik-baiknya guna memajukan madrasah," pesan kepala Matsalim GK, Dedy Mustadjab dalam sambutannya. 


Adapun pengajian inti disampaikan oleh salah satu warga Matsalim GK, Arif Munasir. Selaras dengan pesan kepala madrasah, Arif mengambil tema tentang cara meningkatkan semangat dan kualitas ibadah pasca Ramadhan. 

"Ada rumus jitu yaitu 4M plus 1S, Musa'adah (selalu meminta pertolongan), Muraqabah (selalu merasa diawasi), Muhasabah (selalu introspeksi diri), Mu'aqabah (berusaha menebus diri, memberi sanksi pada diri sendiri) dan selalu Sungguh-Sungguh," kata Arif dalam tausiyahnya. (nes)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.