Header Ads


PDIP Desak Pemkab Gunungkidul Gratiskan Tarif PDAM dan Tunda Angsuran Kredit BDG

WONOSARI, (JB) - Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagai upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 cukup berdampak terhadap perekonomian rakyat. DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gunungkidul mendesak pemerintah kabupaten untuk berani mengambil kebijakan strategis memperkuat peran pelaku usaha ekonomi masyarakat utamanya kelas mikro dan kecil.

Wakil Ketua Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gunungkidul, FX Endro Tri Guntoro, mengatakan kebijakan strategis pemerintah pusat harus diimbangi kebijakan daerah. Pemkab Gunungkidul imbau tidak hanya mengandalkan program stimulus yang digagas pusat saja yang jangkauan atau sasaran programnya pasti terbatas.

"Daerah, dalam hal ini Pemkab Gunungkidul juga perlu menyusun kebijakan stimulus yang sasarannya menyentuh langsung kelompok UMKM. Saat ini harus mulai dipikirkan. Jangan hanya bergantung pusat saja, tapi kabupaten diam tidak berbuat apa-apa," ujar Endro Minggu (5/4) disela mengikuti kegiatan gotong royong.

Menurut Endro, saat ini pemkab menjalankan dua kegiatan badan usaha yang berorientasi profit non profit yakni layanan kebutuhan air dan kredit usaha perbankan. Dua usaha dijalankan Pemka Gunungkidul tersebut amat strategis untuk menolong beban berat ekonomi yang sedang dialami masyarakat kelas menengah ke bawah.
Endro mencontohkan, layanan  air yang dikelola perusahaan daerah air minum (PDAM) sangat memungkinkan untuk dikeluarkan kebijakan membebaskan pembayaran selama  dua bulan kedepan April dan Mei nanti. Demikian halnya. Lanjut Endro, kredit perbankan melalui Bank Daerah Gunungkidul (BDG) yang bersangkutan langsung dengan permodalan usaha rakyat harus berani meunjukkan keberpihakannya.

"Dua hal itu bukan hal yang sulit untuk direaliasikan agar masyarakat sungguh-sungguh tertolong. Minimal kedua BUMD tersebut tidak akan kebingungan menjawab, ketika publik mempertanyakan peran sertanya menyikapi pandemis Corona saat ini," tandas Endro. 

Ia yakin dua usulan PDI Perjuangan Gunungkidul paling memungkinkan untuk dilakukan Bupati dan Wakil Bupati Gunungkidul saat ini untuk menolong masyarakat kecil yang kegiatan ekonominya sedang terpukul akibat bencana nasional Corona Virus. Partai bergambar kepala bateng kekar dalam lingkaran melihat kelesuan pasar ekonomi saat ini puncaknya dirasakan masyarakat kelas bawah dan menangah. Pelaku usaha baik sektor perdagangan dan pariwisata mulai kebingungan menyikapi kebutuhan keseharian untuk bertahan hidup bersama keluarga di rumah. Sejumlah pasar juga belum terlihat pulih sejak semua tiarap untuk menghindarkan diri dari ancaman terjangkitnya covid-19.(Hari) 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.