Header Ads


Batasi Akses Keluar Masuk dan Dirikan 10 Pos Siaga Padukuhan, Pemdes Kedungpoh Serius Cegah Menyebarnya Covid 19

NGLIPAR, (JB) - Sabtu  (28/03/2020), Penyebaran penyakit endemik covid-19 atau Corona di Gunungkidul semakin kencang, maka Pemerintah Desa Kedungpo mempunyai kebijakan untuk meminimalisir pergerakan masyarakat Kalurahan Kedungpoh selama masa tanggap darurat Covid 19.

Menurut Dwi Yono Lurah Kedungpoh mengatakan seluruh akses masuk ke Padukuhan se Kedungpoh dibatasi, baik yang mau keluar ataupun masuk se Desa Kedungpoh Nglipar Kabupaten Gunungkidul.

Dwi Yono juga menambahkan, langkah kongkritnya adalah  untuk per padukuhan hanya satu ruas jalan yang bisa dilalui, misalnya ketika perantauan harus periksa dulu ke puskesmas untuk cek sehat atau tidaknya. Jika dinyatakan sehat sebelum masuk harus disemprot disinfektan, kemudian mengisi blangko pernyataan harus isolasi mandiri 14 hari di dalam rumah.

Pembatasan akses masuk di Desa Kedungpoh mempunyai tujuan untuk memotong persebaran endemik covid-19 (Corona) minimal di Desa Kedungpoh dan Kecamatan Nglipar. Langkah ini diambil karena perkembangan ODP di Kecamatan Nglipar sangat cepat bertambah.

Langkah ini mulai efektif dilaksanakan pada Hari Jumat, 27 Maret 2020. Untuk Padukuhan yang dibatasi adalah di Kedungpoh Kidul, Kedungpoh Kulon, Kedungpoh Lor, Sinom, Kedungpoh tengah, Gojo, Mojosari, Gentungan, Nglorok, Klayar.

Selain penutupan akses jalan Pemerintah Desa Kedungpoh juga mendirikan Pos Siaga dengan disiapakan apb, dana untuk kopi dan sebagainya berlaku untuk 1 bulan penuh dengan menggunakan ADD dan gotong royong.

"Untuk Pos jaga ada 10 titik dimasing masing padukuhan, hal ini untuk mengantisipasi semua kemungkinan, semoga Covid 19 ini segera berlalu dna masyarakat kembali seperti biasanya.

Dukuh Klayar, Tejo menjelaskan bahwa Standar ops prosrdur portal padukuhan adalah menyediakan Hand Sanitizer/cuci tangan utk petugas jaga, Sprayer kecil utk semprot orang yg masuk, Sprayer besar (disiapkan padukuhan) utk semprot mobil, motor serta menyediakan Form /buku kedatangan, Form kondisi kesehatan, Setiap pendatang didata identitas, asal kedatangan, kondisi kesehatan, Mengisi buku tamu, form kesehatan, dan pernyataan isolasi mandiri, Semua orang yg datang disemprot dengan disinfektan, Kendaraan juga disemprot dengan disinfektan, Pendatang yg tidak tidak mau diminta kembali/dilarang masuk. (Hari) 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.